APLIKASI SOZO FM – 1 PADA TANAMAN CABAI POLA TANAM INTENSIF
Aplikasi Sozo
www.klinik-agropolitan.com
Persiapan
lahan
Pada
pola tanam cabai Intensif, persiapan lahan sangat penting diperhatikan, tahapan
yang harus di perhatikan sebagai berikut :
-
pH tanah
diusahakan pH 6 – pH 7 ,penaburan kapur pertanian / dolomit dilakukan
untuk meningkatkan pH, pH tanah terlalu asam akan menyebabkan daun cabai
akan berwarna putih kehijauan, rentan terhadap serangan virus dll.
-
Sebelum media
tanam di tutup dengan mulsa plastic, tebar pupuk kandang sebanyak 2 kg / m2,
atau kompos 200 gr / m2, semprot dengan SOZOFM -1
sebanyak 5 tetes / liter air, lalu media ditutup dengan mulsa plastic,
jarak antar mulsa sebaiknya 1 meter untuk cabai hibrida besar dan 80 cm
untuk cabai kriting.
Persiapan
pembibitan.
Buat
sungkup atau naungan dengan arah menghadap kearah timur, agar mendapatkan sinar
matahari pagi dengan optimal, persiapkan insect screen untuk menjaga agar bibit
tidak terserang serangga.
Media pembibitan dapat di buat dengan
campuran sebagai berikut :
-
1 bagian pupuk kompos + 1 bagian sekam bakar + 1
bagian top soil tanah yang telah diayak halus lalu diaduk rata.
-
Masukan kedalam polybag dan susun didalam naungan
atau sungkup yang telah disiapkan, susun teratur agar susunan tanaman
mudah dihitung.
-
Setelah polybag tersusun rapi semprot media tanam
dengan campuran SOZOFM -1 dengan dosis 5 tetes perliter air,
semprot sampai media basah.
-
Siapkan benih cabai untuk populasi 12.000 pohon / ha
untuk cabai besar dan 14.000 pohon untuk cabai keriting, tambahkan 10 %
populasi tanaman untuk penyulaman.
-
Rendam benih cabai dengan konsentrasi SOZOFM
-1, 5 tetes per kantong benih, isi air secukupnya, diamkan minimal 3 jam,
maka benih siap ditanam, tiap benih cabai minimal masuk kedalam media
sedalam 0,5 cm, lalu ditutup dengan kompos yang halus.
-
Tutup polybag yang telah ditanam benih cabai dengan
kertas Koran, lalu disiram sampai basah agar kelembabannya terjaga, lalu
naungan ditutup dengan insect screen.
-
Siram Koran yang menutupi polybag dengan air sampai
basah pagi dan sore hari, setelah hari ke 3 atau setelah terlihat cabai
mulai tumbuh, maka kertas Koran diangkat, maka penyiraman berikutnya
dengan knapsack sprayer, usahakan media tanam basah.
-
Pemberian aplikasi SOZOFM -1 ,3 tetes /
liter air setiap 5 hari sekali, bibit cabai dapat dipindah tanam setelah
umur 21 hari atau tumbuh 4 helai daun sejati.
Penanaman
Setelah
bibit cukup umur, lakukan pelubangan mulsa plastic dengan jarak sebagai berikut
:
-
Cabai hibrida besar jarak antar mulsa ( lantai kerja
) 1 meter, jarak antar baris 70 cm, jarak antar tanaman 80 cm ( populasi
12.780 pohon ).
-
Untuk cabai hibrida kriting jarak antar mulsa 80 cm,
jarak antar tanaman 80 cm ,jarak antar baris 70 cm ( 14.200 pohon ).
-
Untuk
menanggulangi stress saat pindah tanam, lakukan penyemprotan SOZOFM
-1 ,5 tetes perliter air, disemprot merata sampai keakarnya, diamkan
selama 12 jam, atau sehari sebelum pindah tanam.
-
Lakukan
penanaman mulai dari pagi hari sekali ,usahakan penanaman serentak
perhektar harus selesai dalam 1 hari.
Metode
pestisida Organik
Buat
pestisida organic dari bahan-bahan sebagai berikut untuk kebutuhan 1 hektar :
40
kg mengkudu yang telah matang di blender + 40 kg buah maja ( brenuk ) juga di
blender, masukan kedalam tong ukuran 150 liter + air 100 liter + 1 kg gula
pasir + 6 botol SOZOFM -1 , diamkan minimal 24 jam, lalu saring
setiap 1 liter bahan + 4 -5 liter air, lalukan penyemprotan setiap minggu
selama budidaya berlangsung.
Komposisi ini dapat menanggulangi penyakit
tanaman dan serangan hama.
Metode pemupukan intensif
-
Pemupukan untuk pembentukan postur tanaman :
Siapkan tong ukuran 200
liter, masukan 10 kg kompos + 5 kg NPK Mutiara 16-16-16 + 5 kg dolomite + 2
botol SOZOFM -1
lalu diaduk
merata, berikan campuran ini untuk 2000 pohon atau 100 ml / pohon, lakukan
pemupukan cor ini sebanyak minimum 8 kali setiap minggu dimulai pada umur
14
HST.
-
Pemupukan
paska panen.
Setiap 3 kali panen atau petik lakukan
pengkocoran tanaman dengan metode yang sama hanya pupuk NPK Mutiara 16-16-16 +
2 kg pupuk KNO3. tujuan dari aplikasi ini agar masa produksi di perpanjang dan
tanaman tidak mengalami stagnasi produksi.
TOTAL KEBUTUHAN SOZOFM – 1 PER 1
MUSIM TANAM PER HEKTAR
Persiapan lahan
10
botol
Pembenihan
2
botol
Pestisida organic 6 btl / aplikasi / mg
96
botol
Metode cor 8 x 12 botol
96
botol
jumlah
204
botol



